wrapper

Beaking News

NIKITA KHRUSCHEV adalah tokoh yang menyukai pencitraan dan puji-pujian.  Pada tahun 1959, Khruschev mengumumkan Soviet telah mengungguli Amerika dalam produksi susu, daging dan mentega.  Bagaimana mungkin, pertanian yang malas dan korup bias mengimbangi pertanian Amerika yang terkenal dengan efisiensi mengikuti hukum pasar? Politik pencitraan pun bermain. 

Pemerintah memaksa petani untuk memotong ternak pembajak sawah dan membeli daging di toko pemerintah untuk dijual kembali kepada Negara. Statistik demi  pencitraan, namun pepesan kosong dalam substansi.  Kekacauan pun terjadi dan pada tahun 1963 ketika harga-harga naik yang menyebabkan publik kecewa.  Aksi demo dihadapi dengan mengerahkan tentara, bahkan tokoh-tokohnya da yang dihukum mati. 

Berita ini bocor ke Barat, dan reputasi Khruschev pun hancur.  Khruschev tidak belajar hukum media: if you want to change your image, change the reality!  Jadi, meskipun habis-habisan untuk kampanye pencitraan tiada gunanya karena realitas yang pahit membatalkan semua impian semu.

Khruschev itu anak petani pedalaman Rusia, dekat perbatasan Ukraina.  Ya, orang desa lah.  Meskipun ndeso, Khrushchev berani tampil beda.  Mungkin itulah sebabnya tokoh yang diremehkan dunia pada awalnya kemudian menarik perhatian.  Dia bisa hangat, namun terkadang vulgar, dan suka meledak marahnya di depan publik. 

Semua sejarawan sepakat, Khruschev lebih dipandang ‘human’ daripada pendahulunya, terutama jika dibandingkan dengan Stalin yang kejam itu.  Di mata internasional, Khruschev bukanlah tokoh yang ‘mengancam’ siap meledakkan nuklirnya jika terjadi krisis.  Dia juga bukan tokoh misterius, atau unpredictable dalam memainkankan peran politiknya. Tidak biasa bagi pejabat membawa isteri atau anaknya.  Tetapi tidak bagi Khruschev.  Dalam kunjungan pertamanya ke Amerika 1959 dia membawa isteri dan anaknya. Tidak pelak: citra Stalinis yang kejam berubah menjadi ‘komunis yang humanis’.

Khrushchev pula yang mencari formula damai untuk menyelesaikan masalah ‘Berlin” yang pasca Perang Dunia dibagi dalam 4 zona: Amerika, Inggris, Prancis yang menduduki Berlin Barat, dan Uni Soviet yang mengendalikan Berlin Timur, yang menduduki Berlin Timur, yang juga menjadi ibukota Jerman Timur.  Dia berani mengultimatum ketiga power Barat di Berlin Barat untuk menyelesaikan “tumor jahat” yang menghalangi perjanjian damai dalam waktu 6 bulan.  “Jika tidak selesai maka Uni Soviet akan membuat perjanjian damai dengan Jerman Timur,” ancam Khruschev.Meskipun tidak dipatuhi Amerika, tetapi Khrushchev tidak marah.  Bahkan dia mengundur-undurkan deadline beberapa kali. 

Di dalam dunia militer, Khruschev ingin mengurangi senjata konvensional karena mahal dan menyulitkan ekonomi negerinya, tetapi dia ingin tetap mempertahankan senjata nuklir. Perbaikan hubungan dengan Amerika setelah kunjungannya memberi kesempatan bagi Khruschev untuk mengurangi kekuatan angkatan bersenjata 30 persen.  Wajib militer pun dilonggarkan bagi para mahasiswa.

Tak ayal. Di bidang pacuan senjata Khruschev unggul di bidang program angkasa luar.  Peluncuran Sputnik 1 mengejutkan Kennedy yang kemudian mencanangkan Amerika akan menjejakkan kakinya di bulan.  Implikasinya psikologis.  Di tahun 1961 orang Amerika percaya bahwa Uni Soviet telah maju di bidang rudal antar-benua.

Ketika kedua kalinya dia berkunjung ke Amerika, kali ini bukan atas undangan Gedung Putih, tetapi untuk menghadiri sidang Majelis Umum PBB, di New York, September 1960.  Ketika itu pula terjadi insiden ‘sepatu’ yang memalukan itu.  Diawali pada perdebatan umum tentang resolusi anti-kolonialisme, Khruschev marah besar ketika delegasi Filipina Lorenzo Sumulong menuduh Uni Soviet berlaku ‘double standard’ karena mendominasi di Eropa Timur, bahkan ‘hipokrit’.  Khruschev langsung meminta ‘right of reply’ dan menyatakan Filipina antek imperialis Amerika.  Statement keras itu dibarengi pula dengan adegan membuka sepatu dan menghentak-hentakkannya ke meja delegasi Uni Soviet. Dunia terperangah!

Khruschev pula arsitek “the Berlin Wall” bukan untuk mencegah western powers memasuki wilayah Jerman Timur, tetapi adalah untuk mencegah warganegara Jerman Timur yang terus mengalir ke Barat dan mengakibatkan ‘the brain drain’. Pembangunan Tembok Berlin di tahun 1961 praktis mengurung Berlin Barat. 

Memang, akhirnya perjanjian damai yang didambakan oleh Khruschev ditandatangani, tetapi itu di bulan September 1990 ketika Tembok Berlin dirubuhkan yang menanda dimulainya angin pembaruan di Eropa Timur. Dan awal bagi reunifikasi Jerman Timur – Jerman Barat.

Konspirasi yang menggulingkan Khruschev oleh Leonid Brezhnev terjadi di bulan Oktober 1964, ketika Brezhnev memanggil pulang Khruschev dari liburan di Pitsunda, Abkhazia, bahwa sidang presidium (parlemen) akan membahas masalah pertanian yang dipandang kegagalan total.  Khruschev malas membalas dan menyerang balik.  Dia menyerah begitu saja.  Dan bersama Komite Sentral PKUS, Presidium melakukan pemungutan suara untuk menerima pengunduran diri Khruschev karena “alasan usia dan kurang sehat”.  Brezhnev kemudian menguasai Partai, dan kedudukan Khruschev selaku perdana menteri diambil alih oleh Alexei Kosygin.

Khrushchev setelah tidak berkuasa sering mengalami depresi, bahkan menurut cucunya dia sering menangis.  Pada tahun 1971 Khruschev kena serangan jantung dan meninggal.  Jasadnya dikuburkan di Novodevichy Cemetery di Moskow, dan bukan dengan upacara kenegaraan.  Semua tokoh-tokoh komunis sejak zaman Lenin dikuburkan di Tembok Kremlin.  Harian Pravda cuma mengumumkan kematian Khruschev cuma sekalimat saja.

Joke berkembang, ketika Khruschev ‘blusukan’ke pasar-pasar mengecek apakah New Economic Policy-nya berjalan baik.  Tiba-tiba dua orang pedagang di pasar karena kecewa dengan kenaikan harga yang menyebabkan penjualan menurun Dmitry berteriak: “Khruschev bodoh” dan yang satu lagi  Ivan dengan mata melotot berseru: “Khruschev babi!”.  Keduanya dihukum, dibuang ke Siberia, bukan dikenakan pasal penghinaan terhadap Kepala Negara, tetapi vonis itu didasarkan pada tuduhan yang terbukti bahwa kedua manusia sial itu dituduh: “membocorkan rahasia negara.”

Di zaman reformasi di Indonesia hal ini terjadi.  Seorang menteri ‘membocorkan rahasia’ bahwa presiden tidak tahu apa-apa.  Dia tidak dihukum karena ‘membocorkan rahasia negara’, tetapi mungkin digusur karena ‘sok tau’. [habis]

Jakarta, 2 Agustus 2015

Last modified on Monday, 19 August 2019

Leave a comment

For using special positions

Special positions is: sticky_left, stickey_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. And to use, please go to Module Manager config your module to your desired postion.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module(by postion: sticky_left/stickey_right/notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is used Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

Ex: Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'icon-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'. You can find the full icons of usage at Font Awesome  
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Green Red Radian
Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family