wrapper

Beaking News

TOKOH kontroversial yang menjadi pengganti Stalin sebagai pemimpin tertinggi Uni Soviet ini hanya berkuasa selama 11 tahun (1953-1964), kemudian digantikan oleh Leonid Brezhnev yang menjadikan Uni Soviet superpower dengan puluhan ribu hulu ledak nuklir, termasuk rudal antar-benua yang menakutkan, tipe SS.  Begitu catatan saya dari arsip Perang Dingin masa lampau yang menegangkan dan hampir menghantarkan dunia pada kehancurannya.

Dialah Khruschev [baca: Khrusyov]. Di antara tokoh-tokoh Uni Soviet, dia bukan tak punya prestasi.  Di zamannya, dia di kenal dalam dan luar negeri. Karir politik Khruschev dimulai ketika revolusi Bolshevik berhasil menghancurkan kekuasaan Tsar Nicholas II di tahun 1917, di usianya ke-23.  Tetapi dia juga berjasa sebagai veteran dalam pertempuran di Stalingrad.  Dia kemudian pulang ke Ukraina, namun ditarik lagi ke Moskow untuk menjadi penasehat Stalin.

Pada zamannya dia menggenjot program angkasa luar dan menghantarkan Uni Soviet sebagai negeri pertama yang mengirim manusia ke orbit. Tetapi di PBB di blunder.  Di forum terhormat itu, dia membuka sepatu dan menghentak-hentakkannya di podium.  Dan insiden ini tentu saja membuat rakyat Soviet malu.  Mungkin ini salah satu alasan mengapa dia dicopot dari jabatannya: Sekretaris Pertama PKUS.  Tetapi, dia juga protégé Stalin, yang menagis tersedu-sedu di pembaringan ketika diktator itu wafat.  Plin-plan, Khruschev jualah yang membeberkan kesalahan Stalin.

Pada Kongres PKUS 1956 di menyampaikan pidato yang dikenal dengan insiden “secret speech” yang mencela kekejaman Stalin dan membuka era baru relaksasi di Uni Soviet.  Karena itu, periode Khruschev disebut sebagai periode ‘de-Stalinisasi’ meskipun diktator sadis itu gurunya sendiri. Dalam soal persenjataan, dia bersandar pada nuklir dan melakukan pengurangan pasukan konvensional.  Khruschev pula yang memacu terjadinya krisis nuklir di Cuba.

Bagi rakyat Uni Soviet, Khruschev yang mantan buruh pabrik logam itu dipandang ‘agak ndeso’.  Maklum dia keturunan petani miskin dari perbatasan Rusia sekarang dengan Ukraina, dan Khuschev memang etnis Ukraina.  Dia juga senang pencitraan dan suka bombas.  New Economic Policy yang didengungkan dengan gegap-gempita itu pepesan kosong.  Isinya cuma program pertanian.  Tidak ada kebijakan sektor ekonomi lainnya.  Memang, pertanian Uni Soviet yang dikuasai oleh koperasi yang bernama Sovkhoz atau Kholkhoz kalah produktif dibandingkan dengan negara-negara kapitalis.  Ribuan orang bekerja di ladang-ladang tetapi hasilnya jauh di bawah beberapa orang yang bekerja di lading pertanian Kanada.  Itu membuat Khruschev sedih dan memproklamirkan New Economic Policy-nya.

Tetapi tetaplah Khruschev bukan seorang politisi yang ‘sophisticated’ atau canggih, apalagi ‘profesional’ alias mata duitan.  Kelebihannya dibanding dengan Stalin –tokoh yang digantikannya—nyata.  Ibarat bumi dan langit.  Dia memang tidak kejam, seperti Stalin atau seperti penerusnya -- Brezhnev yang tidak segan-segan membuang warganegara yang pembangkang ke Siberia—di  daerah yang hampir sepanjang tahun bermusim dingin itu.  Ya, dikirim untuk kerja paksa di sana, agar pembangkang cepat sadar, dan segera tobat dan kembali ke ajaran-ajaran ideologi komunisme dan misi-misinya.

Kami sekeluarga pernah tinggal 4 tahun di negeri ini. Pada 1985-1989, banyak kenangan indah, dan --tentu saja kontradiktif--  di negeri ini.  Apalagi ketika itu angin perubahan di Eropa Timur mulai bertiup: di awal 1985 ditandai dengan naiknya tokoh ‘muda’ Mikhail Gorbachev, 53 tahun, mulai naik daun.  Uni Soviet sedang dalam perubahan mendasar berkat perestroika, glasnost, dan demokratizatsiya.  Dan, seperti sejarah menunjukkan, akhirnya Uni Soviet bubar, maka Perang Dingin pun berakhir.

Pada suatu hari di bulan Oktober 1964, ketika Khruschev pulang dari suatu kunjungan dia tidak menemukan supir kepresidenan dengan  mobil ‘ZIL’ atau ‘Chaika’ menjemputnya di bandara.  Yang ada mobil tua dan supir pribadinya menanti dia.  Kudeta tak berdarah telah terjadi.  Dia dicopot oleh Politbiro –institusi partai yang sangat berkuasa--  dan berakhirlah masa yang disebut periode ‘erratic’ tokoh kontroversial ini.  Pada tahun 1971 Nikita Khruschev wafat, di kediamannya yang sepi.

Masa Khruschev dalam sejarah disebut sebagai periode ‘de-Stalinisasi’ meskipun Stalin --diktator sadis itu-- gurunya sendiri.  Pada Kongres PKUS 1956 di menyampaikan pidato yang dalam sejarah negeri itu dikenal dengan’secret speec’ yang mencela kekejaman Stalin dan dia berjasa membuka era baru yang relaksasi di Uni Soviet.  Dalam soal persenjataan, dia bersandar pada nuklir dan melakukan pengurangan pasukan konvensional.  Khruschev pula yang memacu terjadinya krisis nuklir di Cuba.

Apa latar belakang ‘secret speech’ yang terkenal itu?  Di awal 1934, Stalin memulai kampanye politik kejam yang disebut sebagai ‘great purge’.  Jutaan manusia mati atau dikirim ke Gulag, sebuah tempat pembuangan bagi pembangkang.  Peradilan atau ‘show trial’ ketika pemimpin partai dan militer dijatuhi hukuman mati. Khruschev awalnya mendukung Stalin dalam ‘great purge’ ini. Bahkan dia memberi approval untuk penangkapan orang-orang di sekitarnya.  Dalam masa kegelapan Uni Soviet ini, setiap kota diberi kuota untuk penangkapan ‘musuh’.  Untuk Moskow diberi angka 35 ribu, 5000 dieksekusi mati seketika.  Khruschev sendiri mengusulkan daftar mati bagi 2000 petani kaya (kulaks).  Dalam laporannya sejurus kemudian, Khruschev menyebut 41 ribu kriminal dan kulak telah ditahan; 8500 orang dieksekusi mati.  Atas prestasi ini Khruschev masuk menjadi anggota superbody: Politbiro itu, sebagai anggota muda.

Di masa Khruschev ini pula seni kembali bergairah.  Muncullah nama-nama, seperti Vladimir Dudintsev “Not by Bread Alone”, tetapi dia tidak suka Boris Pasternak penulis “Doctor Zhivago”, bahkan melarangnya menerima hadiah Nobel kesusateraan.  Setalah dia tidak berkuasa lagi, dia membaca buku karya Pasternak ini dan menyimpulkan: “buku ini tidak berbahaya, seharusnya tidak perlu dilarang, tidak ada anti-Soviet di dalamnya.”

Mulanya, Khrushchev terkesan dengan pengarang terkenal Aleksandr Solzhenitsyn “One Day in the Life of Ivan Denisovich”.   Tetapi, dia marah besar ketika menghadiri pameran di Manezh Gallery yang terkenal di Moskow itu, dan menuduh karya-karya yang dipamerkan itu ‘tai anjing’, dan pembatasan seni pun diaktifkan kembali, demi ‘artistic purity’ sesuai dengan ajaran-ajaran sosialisme dan komunisme.

Khrushchev ini boleh dibilang tokoh yang menyukai dirinya sendiri.  Dia yakin Uni Soviet akan mampu menyaingi Amerika.  Dia mengizinkan warganya untuk pergi ke Barat, dan mengundang turis-turis Eropa dan Amerikan untuk berkunjung ke Soviet.  Tetapi, akibat pelonggaran ini, dalam sekejap 700 ribu warga Soviet berkunjung ke Negara-negara Barat untuk tidak kembali lagi.  Mereka setelah melihat Barat yakin bahwa menjelek-jelekkan kapitalisme itu adalah propaganda belaka.

Di zaman Khruschev ini pula ada relaksasi terhadap hukum, dari alat penguasa menjadi alat keadilan.  Dia membubarkan troika, yang dikenal dengan tindakan intel tanpa pemenuhan prosedur hukum acara.  Politisi tidak boleh dimata-matai, apalagi ditangkap.   Tetapi, bagi dissidents: tiada maaf bagimu.  Teror dilunakkan dengan kebijakan represif yang di permukaan berkarakter administratif: halus tapi mampus! [bersambung]

Last modified on Saturday, 17 August 2019

Leave a comment

For using special positions

Special positions is: sticky_left, stickey_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. And to use, please go to Module Manager config your module to your desired postion.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module(by postion: sticky_left/stickey_right/notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is used Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

Ex: Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'icon-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'. You can find the full icons of usage at Font Awesome  
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Green Red Radian
Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family